Kenapa harus melakukan pendaftaran merek?

 Keharusan mendaftarkan merek tertuang di dalam undang–undang sehingga untuk mendapatkan perlindungan merek, maka harus dilakukan pendaftaran. Dahulu dengan berlakunya UU No. 21 Tahun 1961 sistem yang dianut adalah deklaratif artinya merek tidak perlu harus didaftarkan dan sudah dilindungi oleh hukum. UU No. 19 Tahun 1992, UU No. 14 Tahun 1997 dan UU No. 15 Tahun 2001 berubah dengan mengunakan sistem konstitutif (first to file). Sifat pendaftaran merek konstitutif, artinya hanya merek yang didaftarkan saja yang akan mendapatkan perlindungan hukum dan yang merek yang tidak didaftarkan tidak dilindungi oleh hukum. Dalam sistem pendaftaran konstitutif, prinsip penerimaan merek adalah first to file, artinya siapapun yang mendaftar lebih dahulu akan diterima pendaftaraannya dengan tidak mempersoalkan apakah si pendaftar benar-benar menggunakan merek tersebut untuk kepentingan usahanya. Hal ini juga untuk menjaga dari pemalsuan, pendomplengan, atau adanya kesamaan secara keseluruhan atau pada pokoknya dengan milik orang lain.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *